Thursday, May 12, 2016

Impresi kabel Patch atau mini to mini ( M2M)

Impresi kabel M2M
            Sebenernya saya ga percaya kalau kabel, khususnya M2M bisa memberi dampak yg cukup signifikan karena menurut saya output X2 ke Fiio A1 yg notabene merupakan 2 active device, biasanya tidak terpengaruh adanya efek kabel. Dan saya adalah orang yg suka tertawa atau tersenyum ketika membaca orang mengimpresi M2M, karena bisa soundstage luaslah, ginilah gitulah

Head to Head antara kabel m2m berbahan copper vs kabel standard fiio a1
- Kabel M2M bahan copper dengan jack Ranko, impresinya:
*Soundstage tidak begitu luas oleh karena itu Mid dan midbass lebih berbobot.
* Midbass terasa lebih punchy.
* Attack petikan dawai gitar lebih enak dan dinamis
* Nuansanya warm
* Microdetail berkurang
* Dinamika musiknya lebih asik
* Vokal terasa lebih foward dan reproduksinya suara penyanyi makin berasa live dan dekat.

- Kabel M2M standar bawaan Fiio A1, impresinya:
* Ngecring di segala bidang
* Nuansa bright
* Microdetail lumayan banyak
* Bass kurang berbobot
* Soundstage lebih luas
* Mid berasa kering

- Kesimpulan, M2M bukan sekedar pemanis,symbol gaya atau aksesoris. M2M memberikan dampak pada reproduksi suara lumayan signifikan.
Dalam hal ini cocok dengan sabia, karena Mid menjadi lebih tebal sehingga vocal lebih berbobot.


Monday, May 2, 2016

Kenapa lebih enak pakai digital audio player non HP?

Xiaomi Reno3 + Fiio A1 ternyata sangat beda jauh dibandingkan Xduoo X2+ Fiio A1, begini ceritanya:
Awalnya saya pengguna Android saja, colok direk ke Hp.

Saya pikir, Android aja dengan Onkyo Player sudah bisa segala File, yg penting filenya bagus, harusnya hasilnya bagus.

Kemudian saya merasa DAP Hp saya ga cukup powernya, lalu saya beli Fiio A1. Segala sesuatu jadi cring dan bass bertenaga.

Sempat juga pakai Ipod Shuffle gen2 + A1, tp suaranya tetep berasa spt DAP HP.

Merasa kurang puas akan performa HP yg malah menimbulkan suara2 sinyal dan Ipod Shuffle, akhirnya meminang Xduoo X2.

Setelah di combine X2+ A1+ Neng Sabia. Beuhh bener2 uenak.

Penyebab Uenak karena:
- Saya ada file mp3 160kbps, biasanya kalau mendekati 128kbps, compressannya mulai terdengar,khususnya suara cymbal berasa terkompres. Tetapi ini tetap masih bisa dinikmati musikalitasnya. Decoder MP3nya bagus, beda jauh sama DAP HP Xiaomi.
- Saya bisa dengerin suara tiap2 instrumen dengan jelas. Nuansanya seperti kita sedang mendengarkan suara yg bener2 detail diruang yg sudah ditreatment akustiknya. Detil banget, padahal file 160kbps.
- Mendengarkan lagu2 jd lebih asik, karena tingkat detilnya berubah drastis.
Sekian cerita pagi ini.

Thursday, April 28, 2016

Mini Review Ampli Mini Fiio A1

Untuk memastikan power untuk drive IEM sudah memadai, akhirnya saya pinang juga Fiio A1.
Impresi:
KZ EDSE yg awalnya udah mau saya lelang, setelah dikawinin sama Fiio A1, stagingnya jadi membaik, bassnya yg awalnya terasa berat dan boomy (suara bass gitarnya terutama senar LOW B) terasa lebih bergetar dengan baik dan lebih bulat dan ngga boomy.

Pada sektor mid lebih terasa, suara Ghost Note pada gitar lebih terdengar, padahal volumenya sama, treble cring tp ga menusuk.
Lebih kelihatan lagi ketika Fiio A1 ini dikawinkan dengan Headphone Senheiser HD202. Tanpa Fiio A1 soundnya terutama MID berasa kasar and nusuk telinga. Setelah dipasang, MID jadi lebih "properly", treble cling tp ga nusuk.
 

Ada Fitur EQ di Fiio A1 atau Bass Boost, tp ga saya pakai, karena saya aliran No EQ.
Sekian liputan Fiio A1, kecil2 cabe rawit.

Komparasi IEM range harga 90ribu-250 ribu

Mencoba membuat Komparasi IEM budget 90rb - 250rb.

Soundstage rata2 cukup dan tidak luas.

Amp digunakan untuk menjamin semua IEM cukup power drivenya.

Lagu Test: Benyamin On Jazz- Janda Kembang.

Gear Setup:
DAP Xiaomi Redmi Note 3
AMP Fiio A1

IEM Dari Kiri ke Kanan :
Penilaian kualitas dengan Rating angka 1-5 menurut kuping kaleng saya

1. Phrodi 007
Bass : 5 (deep, punch, subbass ada)
Mid: 3 ( mid cukup enak , kurang open dan detil )
Treble: 2 ( kurang detil )
Music Genre: EDM, Hiphop, Pop

2. VJJB K4S
Bass : 5 ( Reproduksi bass bagus, subbass ada, pas)
Mid : 5 ( petikan gitar, terdengar renyah enak, crunchy)
Treble : 3 ( sektor treble kurang cring, perlu boost treble)
Music Genre : Jazz, Vocal, Pop,

3. KZ ED Special Edition
Bass : 4 ( deep, punch, sedikit kurang subbass)
Mid: 4 ( mid renyah, enak, cukup, sedikit lagi perfect)
Treble: 4 ( sedikit kurang bright)
Music Genre: Rock, Edm, Hiphop, Rnb, Vocal, Pop, Jazz

4. Rock Zircon
Bass: 4 ( bassy ngga, boomy ngga, gebukan bass drum lumayan, instrumen bass gitar low bnya enak, cukup low)
Mid: 3 ( midnya sedikit ketutup bass, suara open hihat agak nyerang, kurang natural)
Treble: 3 ( nothing spesial)
Music Genre: Pop, Rock, Edm

5. KZ ED9 (Nozzle besar) + Spinfit
Bass: 4 ( subbass kurang muncul, punch, bulat, terkontrol enak)
Mid: 5 ( natural enak, petikan gitar jelas, crunchy)
Treble : 5 ( bright detil, jelas, tidak menusuk)
Music Genre : Allrounder

Sekian review komparasi dari saya. Mohon maaf kalau review atau impresinya kurang pas, karena masih pemula.

Mini Setup

Mini Setup

Kenapa koq mesti pakai ampli tambahan, direct smartphone kan kuat?

Pertanyaan seperti judul diatas sering kali muncul dalam dunia audio. Maka saya mencoba untuk memberikan opini berdasarkan hasil pemantauan penulis selama berlalu lalang dalam dunia audio.
Pada akhirnya didapat  beberapa kesimpulan mengapa lebih enak pakai ampli dan dedicated DAP.
1. Dedicated DAP (non handphone)
Awalnya saya skeptis dengan dedicated DAP, karena saya pikir tidak praktis dan handphone saja mestinya sudah cukup. Ribet kalau mesti bawa DAP kemana2.
Setelah membeli ampli external dan mengawinkan dengan handphone Xiaomi Redmi Note 3, lha koq terdengar bunyi sinyal "tet tet tet". Klau lagu rame gpp, klo lagu vocal yg cenderung sunyi, kedengeran tuh.
Akhirnya saya kawinin sama ipod shuffle, ilang deh bunyi sinyal hp yg mengganggu.
DAP non handphone wajib atau tidak?
Klau sudah pakai ampli suara sinyal ikutan berasa, tapi klo direct colok langsung, suara sinyal hp biasanya hilang.

2. External Amplifier
IEM pun perlu amplifier atau di drive dengan power yg cukup.
DAP handphone, ipod suffle dan DAP yg low power sangat perlu tambahan amplifier (kecuali DAPnya sudah sangat berlebih power amplifiernya, mungkin external amplifier untuk " bumbu" atau "perasa tambahan").
Penambahan ampli ini berasa banget di semua sektor.
Sektor bass : bila DAP low power, bass terdengar menggebuk tapi getarannya pendek dan kurang penuh
Coba saja setel lagu semacam Michael Bolton- When a man loves a women, dimana semacam lagu ballad dengan bass yg low dan mendayu. Tipe2 lagu spt ini yg cukup untuk test power ampli, dimana sebuah player dipaksa untuk mensupply bass secara kontinyu dengan power yg cukup banyak.
Bila power mencukupi, itu bass gebukan mantab, suara bass gitar yg low juga berasa kontinyu, meskipun pada volume low
Sektor MID:
DAP yg Low power output, mid biasanya terkesan ngumpet atau sembunyi. Suara ghost note pada petikan senar gitar biasanya ga kedengeran. Setelah dikawinkan dengan ampli, mid terasa lebih open dan maju. Soundstage nambah dikit.
Sektor Treble:
Pas cobain headphone/iem pasti sering komen " ini gak enak, pedes dan nusuk treblenya".
Eitss jangan buru2 vonis IEM/ headphonenya bermasalah, bisa jadi kurang power.
Sangat kentara waktu ipod shuffle buat drive Senheiser HD 202, treblenya bagai jarum suntik.
Dengan pakai ampli external, no eq dll , ajaib tuh treble yg tajam jadi alus dan enak
Kurang lebih itu pelajaran yg saya dapatkan.

Sekali lagi ini opini pribadi, dimana setiap orang bisa berbeda impresi dan penilaian.
CMIIW

Mini Review Earbud Kere Hore Fareal

Cerita Khilaf Sore ini + Mini Review Fareal :
Maksud hati mau re cable senheiser HD 202 yg suaranya suka moody ( kadang nyala kadang ngga) suspect kabel ada yg putus. Meluncur ke toko penjual headphone di Surabaya. Tanya cable custom harganya ajubilah, lebih mahal dari HD 202 saya.
Otomatis niat recable jadi urung karena harga cable out of budget.
Tengok2 etalase, terpampang Fareal tinggal sebiji. Mau ambil atau ngga bingung.
Compare akhirnya terjadi H2H antara DBE HF10 Rev 2 vs Fareal kabel biru.
Cukup susah menentukan manakah yg akan diajak pulang, akhirnya saya memilih Fareal, karena saya pribadi lebih suka suara vokal yg cukup clear dengan bass secukupnya.

GOOD BYE "Autis"
------------+++-----------
Mini Review Fareal ( menurut kuping saya):
Score 1 (poor)- 5 ( Superb)
Bass: 4 ( suara kick bass drum, punch, menggebuk dengan cukup deep. Subbass ada tapi sedikit, sehingga nuansa sound subwoofer, atau suara bass gitar senar low B yang super low itu kurang terdengar mantab. Tapi bagi kuping saya sih cukup. Penggemar basshead mungkin ga masuk ekspetasi karena kurang subbass)
Mid: 4 (Suara Petikan Gitar Nylon, terdengar melenting enak, cuman kurang sedikit tebal dan warm, agak sedikit kering, tp masih enjoyable. Tonal suara sudah benar, tidak overboost atau under, suara midnya sangat presence, suara gesekan pick gitar ke dawai gitar terdengar jelas gesekannya)
Treble: 5 ( tidak menusuk tapi crispy, suara cymbal ride yg dipukul diujungnya, bisa berbunyi " ting ting" dengan baik dan bener2 enak ga nusuk kuping, treblenya sopan buat kuping saya)
Price/ Performance: diharga dibawah 150rb, joss banget kualitas suaranya nih bener2 jujur ga banyak kolorasi. Bener2 "gendeng" nih fareal.
Sound staging: Average
Saran: mesti incip dulu sebelum beli supaya ngga salah expetasi maklum setiap orang berbeda pendapat.

Mini Audio Player IPOD Shuffle Gen2 + Fiio A1, Perfect Combination On The GO

Ketika setup yg besar2 sudah mainstream, it is time for micro setup.
Yuk yg pakai micro setup mungil2.

Earbud Made In Indonesia Rasa Bintang Lima Harga Kaki Lima

Review Singkat Eli Sabia Vs Fareal :

Pertama kali datang langsung unboxing Earbud Eli Sabia dan cukup kaget karena saya kira kotaknya besar, tyt kecil banget.

Langsung aja biar tampak kekinian, maka langsung ambil foam donut.

Colok ke Fiio A1 dengan sumber lagu dari Ipod Shuffle Gen 2 awalnya terdengar sound yg ngebass.

Awal pakai foam donut kemudian saya coba pakai foam yang full.
(Imho :kalau pakai eartips donut, saya merasa soundnya khususnya midnya lebih maju, sementara bassnya mundur, jadi membingungkan bagi kuping saya)

Dengerin beberapa saat, kuping saya mulai ke "burn in" alias beradaptasi dengan earbud sabia ini.
Bassnya gede, tp ga boomy. Punch kuat, deep, low juga sekaligus refine.
Cabikan bass betot direpro bagus dan enak.
Sektor bass, amazing, Ok
Sektor mid, suara penyanyi cukup tebal, dynamic, enak. Stagingnya mantab
Sektor treble bagi saya kurang crispy, kurang cring dibandingkan dengan siputih.
Overal, Sabia ini mantab, dengan harga segitu tp kita dapat earbud yg uenak.

Si putih ( Fareal)  dominan di mid hi and hi, sementara sektor bass kurang detil dan lemah.
Si hitam dominan di bass and mid low and mid hi sementara sektor treble kurang cring, tinggal di Eq dikit beres masàlah.

Overal: Sabia ini Top Markotop.
Good Job Eli Sabia

Kalau ada yg bilang, earbud bassnya ga bisa mendekati IEM, pasti belom kenal Eli Sabia.

Menjadikan Lumia 625 sebagai Digital Audio Player

Hp Nokia Lumia 625 sudah lama teronggok di laci lemari. Ketika virus audio portable kembali menjangkit, maka keinginan agar Lumia 625 menjadi DAP mulai muncul.
Dicoba dicolok dengan earbud made in Indonesia yg lagi ngehype, si ELI Sabia.
Hasilnya lumayan mantab.

Tuesday, January 21, 2014

Chinese Food for Dummies, belajar masak Chinese Food Otodidak

Kembali lagi mengenai bagaimana memasak Chinese Food. Karena saya awam sekali mengenai dunia memasak, maka saya mempelajari lewat Youtube dan resep via online atau buku.
Setelah banyak trial dan error, maka saya dapat menyimpulkan beberapa hal agar masakan anda lebih enak.
Salah satunya adalah, kita harus belajar mengerti rasa Kecap atau Saus atau bumbu2 dengan lidah langsung. Sehingga di benak kita terbayang, bila mencicipi masakan tertentu bisa meng-crack bumbu2nya.
Hal selanjutnya kita mesti mengetahui panasnya Api dan bagaimana mengaturnya,
Untuk postingan selanjutnya akan saya bahas pada tulisan selanjutnya.

Tuesday, March 27, 2012

Bikin nasi goreng selezat restoran di rumah? Mana mungkin?

Halo para cooking mania:
Melihat beberapa penjaja nasi goreng dan mie goreng ala jalanan. Ingin rasanya mencoba membuat Nasi goreng yang lezat seperti para abang2 nasi goreng.
Peralatan dirumah cuman Frypan dan beberapa bumbu beserta kecap standard.

Berbekal teori memasak chinese food (memasak dengan high heat/ panas api yang tinggi), dicoba untuk dipraktekkan.
Awalnya menggunakan frypan teflon, tetapi teflon ternyata tidak bisa dipakai untuk panas tinggi karena dapat menyebabkan kerusakan pada lapisan teflonnya.

Alhasil hunting wajan besi dan mentreatment wajan besi sbb:

http://tomzgunz.blogspot.com/2012/03...od-dengan.html

Wajan besi udah ready, try to cooking nasi goreng ala jalanan.
Untuk memantabkannya sempat melihat beberapa tutorial di youtube dan membeli nasgor jalanan sambil mengingat2 dan melihat langsung bagaimana cara para abang nasgor memasaknya,
Sesampai dirumah, dicoba tuk dipraktekkan, tetapi ternyata ga bisa mirip.

Secara kecap dan teknik urutan memasak sudah benar, tetapi bumbunya setelah dicoba tetap kurang enak, taste gosongnya kurang. Banyak yang bilang kalau para abang nasgor bisa enak karena ada rasa "asap" karena kompor joss/ kompor high pressure.
Tetapi saya lantas tidak mudah percaya dengan mitos tersebut, karena saya yakin kompor gas dirumah sudah mumpuni hanya saja kecepatan memanaskan wajannya sedikit lebih lambat dibanding kompor high pressure.

Selidik punya selidik ternyata merek "SAUCE" (kecap manis, kecap asin, dll) punya rasa berbeda2 dan memberikan taste yang berbeda, terutama bila sudah berada diatas wajan panas, aroma tiap macam kecap pun berbeda.

Dari beberapa hal yang saya tulis, mari kalau ada yang mau berbagi, saya ada pertanyaan tentang memasak chinese food:
1. Kecap asin merek apakah yang agan/ aganwati pakai? merek apa?
2. Rasa "asap" menurut agan, apa karena kompor high pressure, atau karena dari kecap atau bumbu saja?

Terima kasih atas sharingnya, mari kira berbagi memasak chinese food untuk pemula. Mari kita share disini dengan Visi "menghadirkan masakan sekelas Resto di rumah dengan peralatan rumah"
Menu nasi goreng memang tampak mudah, tetapi yang lezat benar2 sulit karena sangat banyak parameternya

Thursday, March 22, 2012

Belajar Memasak Chinese Food dengan Wajan Besi

Intermezzo:
Apakah pada suatu saat anda ingin membuat sebuah masakan, dimana anda ingin menghasilkan rasa seperti restoran chinese food?
Terkadang saat kita mencoba membuatnya tetapi tetap tidak dapat menghasikan rasa masakan yang selezat restoran chinese food. Mengapa???

Salah satunya adalah karena kita tidak memiliki peralatan yang dimiliki restoran chinese food tersebut. Jangan berkecil hati karena kita dapat memulai membeli peralatan wajib untuk chinese food yaitu WAJAN BESI.

Mengapa harus wajan besi? karena wajan besi ini mempunyai kestabilan dalam menjaga panas kompor dan memiliki semacam "Wok Hei Flavor" dimana wajan besi ini dapat menyerap rasa dan memberikan effect terhadap rasa masakan kita.

Hunting Wajan Besi:
Mulailah hunting wajan besi, harganya cukup murah antara 100-200ribu. Untuk memasak chinese food disarankan pilih wajan besi yang ada pegangan/ gagangnya.
Ingat, jangan membeli wajan alumunium/ wajan teflon/ wajan dengan lapisan teflon/ wajan anti lengket. Karena wajan besi nantinya tidak memerlukan fasilitas anti lengket. Jadi pastikan anda membeli wajan besi tanpa lapisan apapun.

Untuk memudahkan, mari kita lihat penampakan wajan besi:
Pastikan harus wajan besi, jangan alumunium atau teflon karena nanti tidak bisa terpakai.
OK, kita sudah membeli wajan besi, selanjutnya yang dilakukan adalah:

"SEASONING THE WOK"
Apa itu seasoning the wok? Adalah sebuah teknik dalam mentreatment wajan besi yang beru kita beli dari supermarket atau toko.
Teknik dasarnya adalah:
1. Bersihkan wajan besi dengan scrap/ sabun alumunium dengan sabun, baik bagian dalam maupun luar,
2. Keringkan wajan besi tersebut.
3. Panaskan wajan diatas kompor dengan api besar, nanti akan timbul bau sangit (lapisan dasar bawaan pabrik akan mengelupas pada suhu tinggi), warna juga akan berubah kecoklatan dan akan berubah lagi menjadi sedikit kebiruan. Panaskan hingga wajan besi berubah warna )lihat video.
4. Setelah itu, cuci dan mulailah panaskan wajan diatas api sedang, dan olesi dengan minyak sayur/ minyak goreng dengan bantuan tissue dapur. Tujuannya adalah memberikan lapisan anti lengket dengan minyak natural.
5. Mulailah menggoreng bawang bombay, bawang putih daun bawang selama beberapa saat, setelah itu buanglah bahan2 tersebut.
6. Wajan besi anda siap dipakai dan sudah memiliki aroma

PERLU DIINGAT : Setelah diseasoning dengan benar, maka wajan besi ini menjadi wajan tidak lengket, seperti teflon lho!!! dan setelah dipakai memasak, wajan besi jangan dicuci dengan sabun, cukup anda memasak air panas agar kotoran yang membandel larut, kemudian menggunakan sapu lidi atau sapu bambu untuk membersihkan sisa2 bekas masakan. Keringkan dengan cara memanaskan wajan diatas api, lalu oleskan dengan minyak goreng dengan bantuan tissue dapur, wajan besi siap dipakai kembali.
Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada video dibawah ini:


Selanjutnya, Let's try to cook!!!

Tomz

Tuesday, October 12, 2010

Bass Guitar Yamaha BB G5A, The BAss Killer Sound!





























This was my bass 2 years ago. The sound was Flat, so this Bass can enter any Music Genre. Eventhough this bass Made In Taiwan, but it has a perfect build. I'm really miss this bass.
This is 5 string Bass with 4 control : Bass, Treble, Balancer and Volume.

Sunday, October 10, 2010

Hp Qwerty murah bertenaga, tetap pilih Samsung C6625!!!
























Bingung memilih handphone mana yang murah tapi bagus untuk anda. Nah, terjawab sudah, meskipun sudah banyak vendor yang memunculkan hp qwerty, tetapi saya tetap memilih c6625 dari samsung. HP ini adalah HP Windows Mobile dengan aplikasi yang sangat banyak sekali yang kita bisa download diinternet. Memang hp ini tidak dilengkapi WIFI, tapi untuk mengatasi itu, kita cukup mengisinya dengan kartu Three dimana kita cuman perlu bayar 25ribu untuk 500MB unlimited ( reducing speed after limit reach), udah lumayan banget tuh. Bener2 jadi handphone yang connect internet. Jadikan modem buat PC kita juga OK tuh, mudah sekali caranya, dengan koneksi yang HSDPA, Mantab!!!!

Beberapa Keunggulan HP ini:
  1. HSDPA (kecepatan akses data hingga 3,6 Mbps)
  2. Layar lebar 2,6 inch (dan tajam seperti nokia N95)
  3. Keyboard qwerty layaknya Hp jaman sekarang
  4. GPS dengan fungsi A-GPS
  5. Kamera 2 MP, standard, tapi mampu merekam hingga 25 fps (hasil video jauh lebih halus)
  6. Radio
  7. Windows Mobile 6.1 (rbuan aplikasi tersedia)
Yang paling mantab lagi, kita bisa install, Garmin GPS, daripada kita beli GPS, harganya mahal. Samsung ini merupakan handphone dengan GPS yang termurah saat ini, Harganya sudah <1,2jt ( saya belum tahu harga terahir berapa).

Beberapa kelemahannya adalah, baterai agak boros dan agak sedikit lambat, tapi semua itu ga masalah, karena ada beberapa tips dan trick untuk mengakalinya di Community yang ada di Kaskus pecinta HP ini.
Disitu banyak sekali sharing review dan macam2 software review, gabung disana untuk semakin meningkatkan performa dari HP Valenciamu

Nih linknya:
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5078839

Jadi udah ga perlu bingung pilih HP qwerty murah, aplikasi banyak dan keren2, cuma samsung c6625 the best offer


Sunday, January 31, 2010

DIY Today: Try to build a preamp using IRF 610/510 N-Channel MOSFET for my BASS GUITAR

Hi there, now i wan't to do some experiment with my IRF Mosfet. I want to build Bass Preamp based on Mosfet . But still have a problem, maybe we can solve this problem and build the most valuable bass preamp, he2.
Thanks

Friday, April 18, 2008

DIY Bass Guitar FET Preamp dengan 2N5457, Gampang dan Uenak!!!





Komponennya dikit lho!!!Dan lagi total biaya pembuatan sangat murah. Cocok bagi temen2 yang mau bikin sendiri preamp untuk bass. Bagi yang merasa preamp onboard bassnya kurang enak, bisa coba dengan bikin sendiri preampmu. Sound dari preamp ini sangat natural dan berbeda dengan sound yang dihasilkan oleh OPAMP seperti (TL071, TL 072, TL 062). Preamp Fet ini juga hemat daya, menghabiskan arus 0,5mA, jadi dengan menggunakan Batterai kotak 9v dapat bertahan lama.
Untuk dapat dilakukan pengaturan gain. rangkaian ini perlu sedikit modifikasi.
Simple, Cheap and Amazing. Start to to build your own bass preamp, Now!!!

Friday, June 1, 2007

DIY GAINCLONE AMPLIFIER



Prelude

Project lawas namun asik untuk dinikmati. Kurang lebih 2 tahun yang lalu, surfing di beberapa website audio (www.diyaudio.com), gw menemukan sebuah project yang nampaknya simple namun berkualitas dahsyat. Projectnya bernama GAINCLONE.

Amplifier ini merupakan hasil cloning amplifier yg dibuat oleh engineer audio Jepang yang bernama 47Labs. Harganya $3000!!! Gila bener. Selidik punya selidik, ternyata untuk membuat satu blok channel amplifier hanya membutuhkan kurang dari 10 komponen!! Untuk harga $3000 tapi komponennya sedikit sekali. Maka itu, para pecinta DIY menguak misteri tersebut dan membuat kloningnya. Jantung dari Amplifier ini adalah IC buatan National Semiconductor bertipe LM3875. Dimana IC ini adalah IC opamp audio dengan daya 50watt.

Bikin ampli sendiri yuk!!

GAINCLONE yang saya buat tidak menggunakan IC LM3875 tapi menggunakan IC LM3886 dimana IC ini memiliki karakter yang sama persis dengan IC LM3875, hanya saja IC ini memiliki daya output yang lebih besar yaitu 60watt. Dibutuhkan 2 buah IC LM3886 untuk membuat sebuah amplifier stereo. Tentukan skema rancangan amplifier yang anda inginkan, bila anda suka dengan sound yang terinverted maka anda dapat membangun INVERTED GAINCLONE, dimana ouput keluaran dari IC merupakan sinyal yang berkebalikan dengan sinyal sumber audionya. Sinyal sumber audio dimasukkan ke dalam kaki (-) pada IC opamp LM3886. Sesuai dengan sifat opamp, karena kita merancang INVERTED GAINCLONE, maka kita dapat menambahkan sebuah rangkaian buffer sebelum masuk ke IC 3886.

Berikut ini adalah skema INVERTED GAINCLONE:


Sedangkan bila anda menginginkan membuat versi yang NON INVERTED maka skema rancangannya adalah sebagai berikut:


Sedangkan untuk skema power supplynya:

Mulailah untuk membeli komponen dan merangkainya. Untuk merangkai amplifier ini dapat menggunakan, PCB polos yang di cetak sendiri atau menggunakan PCB lubang. Contoh layout PCB yang gw buat:


Kita bisa mencetak PCB sendiri dengan beberapa langkah mudah:

  1. Buat layout PCB menggunakan beberapa software yang ada seperti Eagle Layout editor, Orcad atau Protel.
  2. Setelah layout selesai kita buat dengan komputer maka kita dapat mencetaknya sendiri ke PCB polos. Jika anda tidak mau repot mencetak PCB sendiri, maka anda dapat membawa ke jasa cetak PCB. Tetapi jika anda ingin bersusah payah mencetak sendiri, maka siapkan beberapa part ini. Baskom/ ember plastik (ingat jangan yang terbuat dari logam), sarung tangan, larutan ferri clorit (biasanya dapat dibeli di toko komponen elektronik), pengaduk dari plastik, setrika.
  3. Hasil dari layout PCB yang sudah anda buat, kemudian anda cetak ke kertas bontax (kertas alas sticker yang biasanya berwarna kuning dan ada bagian licinnya) dengan menggunakan printer laser. Atau jika anda tidak memiliki printer laser, maka anda print ke kertas HVS kemudian fotokopi ke kertas bontax (ingat layout difotokopi ke bagian kertas bontax yang licin).
  4. Tempelkan layout PCB yang ada dikertas bontax ke PCB polos yang sudah dibersihkan. Kemudian setrikalah secara merata kertas tersebut, agar bubuk toner printer dapat menempel dengan baik ke PCB polos.
  5. Setelah disetrika, maka kertas tersebut akan menempel ke PCB. Rendam PCB beserta kertas yang menempel di PCB kedalam air, kemudian tarik kertas tersebut, maka anda akan mendapatkan gambar layout PCB pada PCB polos anda.
  6. Siapkan air panas secukupnya kedalam baskom plastik kurang lebih 700ml (digunakan untuk merendam PCB). Masukkan larutan Ferri Clorit dan aduk, sampai merata. Rendam PCB kedalam larutan tersebut, sambil di goyang perlahan2. Maka lapisan tembaga yang tidak tertutup gambar layout PCB akan terkikis sampai habis.
  7. Setelah selesai, maka anda dapat membersihkan layout tersebut dengan lap +bensin /tinner.
  8. Siapkan bor 1mm dan bor lubang2 yang ada
  9. PCB siap digunakan.

Foto GAINCLONE yang udah gw buat:

Monday, May 28, 2007

My Project!! Two Wheel Balancing Robot!!

Hi Guys This is my final exam. Susah sekali untuk bikin Two Wheel Balancing Robot ini. Efek dari pembuatan project ini adalah, gw bisa diet secara alami untuk penurunan berat badan serta pikiran jadi Maknyoss, ho2.
Anyway, body robot ini aku buat dari bahan Acrylic. Lalu untuk motornya gw pakai 2 buah motor servo tipe HS-225MG buatan Hitec. Motor servo yang gw pakai merupakan motor servo mini tapi bertenaga sama dengan motor servo standar. Untuk sensornya mula2 gw pakai Accelerometer atau dikenal juga dengan sensor percepatan. Kemudian karena tidak bisa digunakan dengan baik sebagai pengukur kemiringan maka sensor saya ganti dengan sensor Inframerah pengukur jarak (infrared range finder) buatan SHARP tipe GP2D12.
Untuk prosesornya gw pakai Mikrokontroler buatan AVR tipe ATMEGA16L dengan clock sebesar 8MHz.Kontroler yang digunakan adalah kontroler PID dengan beberapa tambahan fungsi.
Agar robot dapat berdiri seimbang, tidak semudah yang dibayangkan. Kemampuan robot untuk berdiri seimbang kurang lebih hanya 10 detik saja.

Check this out:

Itu gambar skema rancangan gw. Foto asli + Videonya ntar gw upload lagi.

Wednesday, April 4, 2007

Welcome To TOmz BLog

Welcome to my first Blog!!
Take a seat and enjoy!
(^3^)V